Pemain sayap Real Madrid, Gareth Bale, mengatakan dia akan menjadi pemenang yang lebih pantas untuk Puskas Award tahun ini dibandingkan Mohamed Salah yang akhirnya dinobatkan sebagai pemenang.

Tendangan keras jarak jauh Bale adalah gol kedua dalam kemenangan 3-1 atas Liverpool di final Liga Champions musim lalu. Namun pemilihan suara Puskas dari publik menunjuk sang bintang asal Mesir melawan Everton di derby Merseyside pada Desember 2017 sebagai unggulan.

Saat membahas penghargaan tahun ini, Bale mengatakan bahwa kemenangan Salah telah “mengurangi” status penghargaan Puskas.

“Ya, saya terkejut dengan itu, jujur saja,” kata pemain internasional Wales itu, dikutip Eurosport. “Apa yang bisa Anda katakan?

“Itu membuat penghargaan terlihat sedikit berkurang (nilainya), meskipun itu jelas merupakan gol yang bagus dari Salah.”

Namun pemain berusia 29 tahun itu menyangkal ada faktor keberuntungan dalam pertandingannya melawan Liverpool, ketika dia secara akrobatik memanfaatkan umpan Marcelo dan menanduk bola sehingga melewati penjagaan Loris Karius.

“Itu terjadi secara naluriah,” ungkap Bale. “Saya memposisikan tubuh saya dengan benar, membuat gerakan kaki saya benar, dan menangkapnya dengan sempurna.

“Ketika Anda menangkap bola dengan sempurna, Anda tahu itu akan tepat sasaran. Anda hanya harus berharap kiper tidak membuat penyelamatan yang luar biasa. Jadi, begitu saya menendangnya, saya tahu itu punya peluang untuk masuk. Jika Anda perhatikan itu, Anda lihat kepala saya langsung belok. Saya tahu kemana bola itu mengarah.”

Namun mantan pemain Tottenham itu juga mengatakan bahwa golnya akhir musim lalu merupakan yang terbaik sepanjang karirnya hingga saat ini, terutama mengingat latar belakangnya.

“Saya pikir Anda harus mengatakan itu,” katanya. “Belum banyak yang (melakukan) seperti itu!

“Saya memang suka (gol) yang di final Copa del Rey (2014) melawan Barcelona, ​​tetapi karena ini di panggung besar – final Liga Champions, pertandingan terbesar dalam sepakbola level klub – dan secara teknis itu adalah pemenangnya, saya harus mengatakan bahwa itu yang terbaik.

“Saya juga merasa senang bisa jadi penentu kemenangan, disaat memiliki periode sulit dengan kebugaran sampai akhirnya pelatih saat itu (Zidane) meminta saya masuk ke lapangan, itu mengubah semua situasi.”

Bale juga gagal meraih penghargaan untuk gol terbaik di Liga Champions musim lalu, dengan memprelihatkan Cristiano Ronaldo mencetak gol indah melawan Juventus di fase perempatfinal yang dipilih oleh panel ahli UEFA.

Bolalokadulu.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *